Teknologi, Mempermudah atau Menjebak?

Oleh admin • Jun 27th, 2008 • Kategori: Bedah Buku

Judul asli : High Tech High Touch : Technology and Our Search for Meaning
Judul terjemahan : High Tech High Touch : Pencarian Makna di Tengah Perkembangan Pesat Teknologi
Penulis : John Naisbitt, Nana Naisbitt, dan Douglas Philips
Penerbit : Mizan, Bandung. 2001

Menurut Naisbitt, kita kini hidup dalam keadaan yang disebut Zona Mabuk Teknologi. Secara tidak sadar kita telah memuja suatu benda yang bernama teknologi. Kita lebih suka menyelesaikan permasalahan secara kilat, dari masalah agama sampai masalah gizi.

Cara kita hidup senantiasa berubah selama ratusan tahun terakhir ini, dan berubah drastis dalam sepuluh tahun terakhir. Pada jaman dahulu kehidupan manusia sangat bergantung pada alam. Orang bangun pagi saat matahari terbit dan tidur saat matahari terbenam. Panjang hari lebih didasarkan pada cahaya daripada jam, dan panjang tahun lebih didasarkan pada musim daripada kalender. Waktu ditetapkan oleh pasang surut air laut, siklus rembulan, musim, bintang, bayang-bayang, tanaman.

Namun kesadaran semacam itu hilang saat kita mengenal teknologi. Teknologi konsumen menjanjikan penghematan waktu dan tenaga kerja, membebaskan kita untuk melakukan kegiatan yang benar-benar penting, dan hanya sedikit orang yang menolak pendapat bahwa teknologi telah membuat hidup kita lebih mudah selama satu abad terakhir ini.

Dapat kita rasakan betapa sulitnya kita hidup tanpa teknologi. Bahkan anak-anak kita yang masih kecil pun sudah kita perkenalkan dengan teknologi. Anak-anak mulai keranjingan dengan video game dan nintendo, di mana tidak sering kita jumpai adegan kekerasan di dalamnya. Bahkan beberapa tindak kejahatan yang dilakukan anak-anak dikarenakan mereka terpengaruh oleh game yang mereka mainkan.

Bagian kedua buku ini mengajak kita memahami teknologi genetika yang telah bangkit, seperti rekayasa sel benih, kloning, rekayasa transgenik, rekayasa biologi, serta janji yang mereka usung, masalah sosial, medis, dan etis yang ditimbulkannya.

Dalam buku ini Naisbitt mengingatkan kita cara memaksimalkan manfaat teknologi sambil meminimalkan efeknya yang merusak kebudayaan kita. Karena sesuai tujuannya, buku ini ingin membantu kita dalam menemukan makna di tengah kepesatan perkembangan teknologi.

Tag:

Beri Komentar