Arsip Tag ‘Lentera’

24 Jam, Lebih Apa Kurang yaa…

Oleh admin • 4 Sep 2008 • Kategori: Lentera

Waktu memiliki keunikan tersendiri. Waktu bisa sangat berarti bagi kehidupan seseorang namun bisa tak berarti bagi kehidupan orang lain. Waktunya sama, namun efeknya bisa sangat berbeda. Setengah jam bagi yang baca buku dengan setengah jam buat nonton infotaintment beda kan maknanya…?
Yup, masing-masing dari kita dierikan waktu 24 jam sehari semalam. Pak presiden diberi waktu 24 [...]

Selengkapnya


Syukur itu Indah

Oleh admin • 4 Aug 2008 • Kategori: Lentera

Hidup ini akan terasa susah jika kita menjalaninya dengan keluh kesah. Dan hidup ini menjadi indah kala kita isi hari-hari dengan syukur atas karunia Allah yang terlimpah. Sesak memang ujian hidup disikapi dengan ratapan penyesalan dan keluh kesah, bukannya masalah tambah terang, namun malah bertambh runyam. Sebaliknya hati lang dan tenang ketika rasa syukur mampu [...]

Selengkapnya


Antara Garam, Air Segelas, dan Air Danau

Oleh admin • 4 Jul 2008 • Kategori: Lentera

Ingatanku kembali terngiang pada taujih Ustadz Ahmad Arqam sewaktu masih di Surabaya dulu. Yaah…, manusia bakal mengalami sekian banyak peristiwa dibarengi dengan sekian banyak pula permasalahan, silih berganti. Inilah yang kemudian menjadikan ritme kehidupan manusia dinamis.
Masalah adalah bumbu kehidupan. Rasanya gak rame kalo gak ada masalah, datar-datar saja…(Bukan berarti kita harus cari-cari masalah lho…, [...]

Selengkapnya


Mahalnya Nikmat

Oleh admin • 24 Jun 2008 • Kategori: Lentera

Nikmat. Yah, satu kata yang bisa digabung dengan kata “minum susu”-nikmat, atau kalo orang-orang kampung asal-usulku mengatakan “makan singkong bakar” pun-nikmat (yup,…karena saking susahnya mencari black forest, karena gak ada yang jualan, atau emang begitu berat merogoh kocek untuk memanjakan diri menikmati manis kue itu). Tapi nikmat kali ini kita sambungkan dengan kata Allah, jadi nikmat Allah.

Selengkapnya


Menggapai Kemuliaan dengan Menebar Amal Sebanyak yang Kita Bisa

Oleh admin • 6 May 2008 • Kategori: Lentera

Inna akramakum indallahi atqakum. Demikian Allah menunjukkan kepada kita hakikat mulia di sisi-Nya. Bukanlah yang paling mulia adalah yang paling kaya, atau yang paling tinggi jabatannya, yang paling cerdas, atau yang paling baik parasnya. Allah Maha Adil, sehingga siapapun tanpa pandang bulu, berkesempatan menjadi termulia. Allah tandaskan yang termulia di antara kita di sisi-Nya adalah yang paling bertakwa.

Selengkapnya