Berakal atau Gila
Oleh admin • May 9th, 2008 • Kategori: IntermezzoHarun Ar-Rasyid mengutus menterinya, Tsumamah, agar meninjau Rumah Sakit Jiwa untuk meninjau keadaan mereka. Tsumamah melihat di antara mereka, ada seorang pemuda tampan seperti seorang yang waras. Pemuda itu mendahului bertanya kepada menteri, “Saya ingin mngajukan satu pertanyaan.”
Menteri menjawab, “Silakan bertanya.”
Pemuda itu bertanya, “Kapan seorang yang tidur menikmati tidurnya?”
Menteri menjawab, “Ketika ia bangun tidur.”
Pemuda itu bertanya, “Bagaimana dapat menikmati tidur sesudah bangun?”
Menteri menjawab, “Ya, kelezatan tidur sebelum dia tidur.”
Pemuda itu bertanya lagi, “Bagaimana dapat menikmati kelezatan tidur sedangkan dia belum tidur?”
Menteri menjawab lagi, “Kelezatan dan kenikmatan tidur saat dia tidur.”
Pemuda itu lantas berkata, “Orang yang sedang tidur tidak meraskan sesuatu. Bagaimana bisa orang yang tidak sadar bisa merasakan sesuatu.”
Menteri bengong, tidak bisa menjawab. Dia pergi dan bersumpah sama sekali tidak akan berdebat dengan orang gila.
(Sumber: Hikmah dalam Humor, Kisah, dan Pepatah)